Untukku, untukmu, dan untuk semuanya

Pernikahanku adalah kehidupan nyata, bukan kehidupan artis ataupun kehidupan yang penuh dengan sandiwara. Dalam kehidupan nyata ini, siapa yang menginginkan adanya perceraian dalam suatu pernikahan ? Tuhan mengijinkan adanya suatu perceraian, tapi Tuhan membenci orang yang melakukan perceraian dalam suatu pernikahan.

Apakah hanya untuk menaikkan popularitas, seseorang tega mengorbankan pernikahannya ? Apakah hanya untuk menaikkan rating sinetron laila, aku harus bercerai dengan suamiku ?

Melalui blog ini, aku tidak akan banyak mengomentari tentang pernikahanku dan juga proses perceraian yang sedang aku alami saat ini. Hanya orang-orang yang berpikiran kerdil yang ikut mengomentari masalah perceraianku, tanpa tahu perasaan sebenarnya yang terdapat dalam diri aku, tanpa tahu permasalahan sebenarnya yang terjadi dalam pernikahanku, dan tanpa tahu kehidupan aku sehari-hari selama 24 jam.

Pernikahan adalah sesuatu yang sakral, yang harus dijaga sampai akhir hayat. Dalam hubungan laki-laki dan perempuan, baik yang “terikat” dalam status pacaran, pedekate, teman dekat, dan lain sebagianya yang sudah lumrah dalam istilah jaman sekarang, maupun termasuk yang terikat dalam status pernikahan, perempuan adalah pihak yang paling “lemah” dan “dirugikan”. Laki-laki mendapat bagian warisan lebih besar dibandingkan perempuan. Laki-laki bisa “memiliki” perempuan lebih dari satu, tapi perempuan hanya boleh “memiliki” satu laki-laki. Perempuan hanya punya kesempatan satu kali untuk memberikan “mahkota”nya kepada laki-laki, tapi laki-laki bisa ribuan kali memberikan “singgahsananya” kepada ribuan perempuan, itupun tidak akan “meninggalkan jejak” pada diri laki-laki. Perempuan yang menyandang status janda, apabila keluar rumah sendirian, pasti orang lain sudah berkomentar jelek, apalagi perginya ke tempat diskotik. Tapi laki-laki, terutama yang menyandang status duda, mau keluar rumah sendirian, mau jalan bareng sama perempuan, mau ke tempat diskotik, dan sebagainya, orang lain tidak akan berkomentar.

Aku hanya bisa pasrah dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Semoga dibalik semua permasalahan yang sedang aku hadapi, ada hikmah yang bisa aku petik. Tuhan masih menyayangi hamba-Nya.

Posted under Uncategorized by Dewi Perssik on Monday 12 October 2009 at 8:52 pm

Laila Press Conference

PA012577PA012578PA012580PA012583PA012585PA012590PA012592PA012599PA012600PA012602

Posted under Uncategorized by Dewi Perssik on Friday 2 October 2009 at 8:44 am

behind of the scene – Sinetron Layla

P8112266P8112269P8132306P8122273P8132316P8132310P8132309P8132315P8122299P8132312P8122277

Posted under Uncategorized by Dewi Perssik on Thursday 27 August 2009 at 1:02 am

Flexi – Bandung 081309

DSC00118P8142327P8142318P8142329P8142319P8142323P8142325P8142337P8142335P8142339P8142341P8142348P8142370P8142371P8142376P8142377P8142388P8142351P8142361

Posted under Uncategorized by Dewi Perssik on Thursday 20 August 2009 at 7:12 am

KalbE – TMII 080209

Posted under Uncategorized by Dewi Perssik on Tuesday 4 August 2009 at 7:19 am

SamPoerna Hijau Ancol -080109

PDVD_034PDVD_021PDVD_009PDVD_001PDVD_056PDVD_051PDVD_057PDVD_036P8022185P8022188P8022189P8022190P8022192P8022193P8022194PDVD_039PDVD_043P8022196

Posted under Uncategorized by Dewi Perssik on Tuesday 4 August 2009 at 6:06 am

RadiO daHlia Bandung – OBH combi – 090726

P7262173P7262174P7262146P7262143P7262105P7262138P7262094P7262098P7262108P7262112P7262113P7262119P7262123P7262156P7262158

Posted under Uncategorized by Dewi Perssik on Tuesday 28 July 2009 at 10:23 pm

Kalbe – Jogja 110709

P7111957P7111959P7111962P7111966P7111967P7111968P7111979P7111980P7111976P7121986P7121987

Posted under Uncategorized by Dewi Perssik on Tuesday 28 July 2009 at 10:15 pm

PRJ – 300609

P6301827P6301852P6301885P6301866P6301847P6301870P6301877P6301863

Posted under Uncategorized by Dewi Perssik on Saturday 25 July 2009 at 11:37 pm

behiNd the sCene 3 – sinetrOn

Posted under Uncategorized by Dewi Perssik on Saturday 25 July 2009 at 5:51 pm

Next Page »